Dumai Pos
Banner Anda
468 x 60 pixel
 
 
   
20 Juni 2013 - 05.56 WIB
 
» BERITA FOTO
 
 
 
 
 
  BERITA
 
Setengah Juta Calon Mahasiswa Tak Bisa Masuk PTN
13 Juni 2012 - 07.50 WIB
106 klik
 
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh menyebutkan sedikitnya 618.804 peserta mengikuti ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2012. Sayangnya, ujian yang digelar serentak di seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dalam satu sistem terpadu itu hanya bisa menampung sekitar 180 ribu orang. “Jadi ujian SNMPTN ini merupakan persaingan yang luar biasa ketat. Ada sekitar 500 ribuan orang yang belum bisa mendapatkan kesempatan diterima di PTN,” kata M Nuh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) SNMPTN di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Selasa (12/6). Ketatnya peraingan itu, kata Nuh, lantaran terbatasnya kursi untuk menampung para mahasiswa. Karena itu, NUh berharap kepada para calon mahasiswa yang tidak bisa mendapatkan kesempatan masuk PTN, tidak perlu putus asa. “Bisa ditampung oleh PTS-PTS yang ada di seluruh penjuru tanah air. Kualitas pendidikannya juga tidak kalah, bahkan sudah sangat baik,” tambah Nuh.

Sementara itu, tahun ini panitia lokal (panlok) Jakarta menerima 17 peserta yang berkebutuhan khusus ikut dalam ujian ini. Mereka yang berkebutuhan khusus adalah yang tunanetra 7 orang, tunarungu 5 orang, tunadaksa 4 orang dan 1 orang mengalami patah tulang.
“Ini memang harus kita perkuat. Tidak boleh ada diskriminasi. Mereka juga harus kita fasilitasi dan beri dukungan, mulai dari sarana, pembiayaan dan beasiswa,” imbuhnya.
Mantan Rektor ITS ini menambahkan, anak didik yang masuk dalam kategori Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) harus diperkuat, sehingga jangan sampai jenjang pendidikan mereka hanya sampai di sekolah menengah atas (SMA). Akan tetapi, pemerintah harus bisa menjamin mereka dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Di dalam RUU Pendidikan Tinggi (PT) yang akan datang, PT harus bisa memberikan fasilitas dan pelayanan bagi para calon mahasiswa pendidikan khusus dan layanan khusus. Sehingga, tidak ada orang yang dikucilkan. Semuanya harus diberikan pada layanan yang sama,” tukasnya. (cha/jpnn)
 
 
Banner Anda
415 x 60 pixels
 
  Nasional  
14 Mahasiswa, 2 Wartawan Tertembak
6 Fraksi Dukung, 3 Menolak
Saya Ikhlas
Rp 518 M Dana Haji Mengendap
Kritik Keras untuk Polda
Kuota Haji 2013 Dikurangi 20 Persen
 
 
 
  Analisa
 
 
DALAM beberapa bulan terakhir ini, publik dikagetk...
 
 
Prof Dr HK Suheimi SpOG
Maag dan Puasa
 
‘MAAG saya kambuh’ kata pasien saya mengeluh sambi...
 
 
Muhammad Ikhsan
Pola Hidup Sederhana
 
DI beberapa stasiun televisi swasta di Tanah Air b...
 
 
 
  Kiprah
 
 
Harianja Harapkan Dumai Pos Semakin Jaya
 
Dumai Pos A Juara, Dumai Pos B Uritan ke III
 
 
  Berita Lainnya
 
19 Juni 2013 - 08.37 WIB
19 Juni 2013 - 08.35 WIB
19 Juni 2013 - 08.34 WIB
19 Juni 2013 - 08.31 WIB
19 Juni 2013 - 08.29 WIB
 
  Berita Populer