Dumai Pos
Banner Anda
468 x 60 pixel
 
 
   
20 Juni 2013 - 12.11 WIB
 
» BERITA FOTO
 
 
 
 
 
  FEATURE
 
Bayi Diare Akibat Botol Susu Terkontaminasi
22 September 2012 - 07.29 WIB
 
Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna karena itu ia rentan terserang infeksi seperti diare. Jika bayi menggunakan susu botol, maka waspadai diare akibat botol susu yang terkontaminasi. “Tidak jarang bayi diare karena botol susu yang terkontaminasi,” ujar dr Lily Rudjan, SpA(K) dari divisi perinatologi Departemen Kesehatan Anak FKUI/RSCM dalam acara training Pencerah Nusantara di RSCM, Jakarta, Jumat (21/9/2012). dr Lily menuturkan ibu maupun petugas kesehatan perlu melakukan sterilisasi botol susu dengan benar, dan saat cuci botol gunakan sikat supaya bisa membersihkan dasar botol karena kalau menggunakan tangan saja tidak akan bisa.

Proses sterilisasi perlu dilakukan secara teratur dan benar setiap kali botol digunakan. Hal ini penting agar bisa mengurangi masuknya bakteri atau kuman yang bisa mengkontaminasi botol dan menyebabkan diare.
Sterilisasi botol susu bisa menggunakan alat khusus untuk steril, namun jika tidak ada alat ini maka bisa dilakukan melalui proses merebus, seperti:
1. Cuci botol beserta tutupnya dengan benar menggunakan sabun dan juga air mengalir, sikat setiap sisi dan dasar botol agar tidak ada bekas susu yang tertinggal.
2. Rebus botol yang sudah dicuci bersih ini ke dalam air mendidih selama 10-15 menit, pastikan botol susu tidak rusak saat terkena air mendidih.
3. Segera angkat dan tiriskan botol kemudian disimpan dalam tempat yang bersih dan kering.
Selain menjaga kebersihan botol, orangtua atau perawat yang akan menyiapkan susu untuk bayi perlu mencuci tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun dan juga air mengalir.
“Di dalam kulit manusia terdapat kuman residu atau yang menetap di kulit dan juga kuman pendatang. Untuk kuman pendatang seperti S. aureus, E.coli dan pseudomonas, sedangkan untuk kuman menetap misalnya Staphylococcus, epidermis, acinetobacter, yang pada jumlah tertentu hilang tapi pada beberapa waktu ia muncul kembali,” ujar dr Lily.
Untuk itu setiap kali akan mempersiapkan susu atau makanan bayi sebaiknya cuci tangan terlebih dahulu untuk menghilangkan kuman-kuman yang berpotensi menyebabkan infeksi, termasuk melakukan steril untuk mainan yang sering digigit oleh bayi. (dn/fit)
 
 
Banner Anda
415 x 60 pixels
 
  Basa-basi  
Berulang Kali Dilarang Berdagang di Jalan
Melihat Wahana Rekreasi Putri Mayang Waterpark
Dari Kegiatan Dekranasda
 
  Blogger  
Hilangkan Sakit Kepala
Gerobak Masih Diandalkan
Usia Boleh Tua, Sperma Harus Awet Muda
 
  Sisi Lain  
Siswa SDN 68 Talang Mandi
Sumber Minyak dan Gas Batang Rantau Bais
“Alhamdulillah Dapat Bonus Rp 1 Juta”
 
 
 
  Analisa
 
 
DALAM beberapa bulan terakhir ini, publik dikagetk...
 
 
Prof Dr HK Suheimi SpOG
Maag dan Puasa
 
‘MAAG saya kambuh’ kata pasien saya mengeluh sambi...
 
 
Muhammad Ikhsan
Pola Hidup Sederhana
 
DI beberapa stasiun televisi swasta di Tanah Air b...
 
 
 
  Kiprah
 
 
Harianja Harapkan Dumai Pos Semakin Jaya
 
Dumai Pos A Juara, Dumai Pos B Uritan ke III
 
 
  Berita Lainnya
 
20 Juni 2013 - 09.36 WIB
20 Juni 2013 - 09.34 WIB
20 Juni 2013 - 09.33 WIB
20 Juni 2013 - 09.22 WIB
20 Juni 2013 - 09.15 WIB
 
  Berita Populer